Dengan Marzano, Matematika Bukan Lagi Momok!

Kompas.com - 30/04/2009, 18:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan guru dari berbagai sekolah berkumpul di Sekolah Dasar Santa Ursula, Jakarta, hari ini (30/4). Mereka berdiskusi untuk menemukan solusi agar para siswa tidak menjadikan Matematika sebagai momok menakutkan. 

Sampai saat ini, pengajaran Bahasa Indonesia dan Matematika (baca-tulis-hitung) yang dijadikan tumpuan dasar bagi pengembangan berpikir siswa pendidikan dasar belum dikembangkan dengan baik. Dalam diskusi tersebut disimpulkan, Metode Marzano dianggap sebagai pendekatan yang dapat dijadikan pegangan untuk menuntaskan persoalan tersebut.

Menurut Kenneth Cock, Direktur Sampoerna Foundation Teacher Institute (SFTI), Metode Marzano merupakan teknik soal cerita Matematika yang menekankan pada pengertian siswa terhadap kalimat yang ada di soal itu. Tim guru-guru SD di Santa Ursula sudah bekerja sama melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk menguji keberhasilan metode tersebut.

"Uji coba ini tentu untuk mempermudah siswa menerjemahkan soal ke dalam angka," ujar Kenneth. "Bila guru yang mengajar Matematika tidak memiliki kemampuan membentuk kalimat dengan baik, si anak didik pasti sulit menerjemahkan soal-soal cerita yang dibuatnya," tambah Kenneth.

Sejauh ini, pengajaran Bahasa Indonesia di tingkat SD masih dipenuhi beragam kegiatan yang bersifat verbalistik dan mekanis. Materi dan strategi pembelajaran yang dipilih terarah dan terfokus pada upaya peningkatan kemampuan intelektual siswa, yaitu cara berpikir kritis dan kreatif.

Sebaliknya, kondisi pengajaran Matematika juga tidak lebih baik dari pengajaran Bahasa Indonesia. Sebagian besar siswa SD tidak mampu mengerjakan soal Matematika yang disajikan dalam bentuk-betuk simbol matematis.

Untuk itulah, kata Kenneth, PTK diperlukan. Karena PTK sendiri merupakan proses kerja sama guru-guru untuk menganalisis permasalahan belajar di kelas, menggali teori, dan mencoba berbagai cara untuk memecahkannya.

Hari ini, menggunakan sampel penelitian dari siswa kelas IV SD Santa Ursula, kegiatan difokuskan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pemecahan masalah soal cerita Matematika lewat metode pembelajaran Marzano agar siswa tidak lagi membuat Matematika menjadi momok yang menakutkan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau